
De Stijl atau dalam Bahasa Inggris the style sekitar tahun 1920an dan merupakan bidang seni. Konsep seni ini berkembang seiring terjadinya Perang Dunia 1 yang berlarut-larut. Komunitas seni De Stijl kemudian berusaha memenuhi keinginan masyarakat dunia mengenai sistem keharmonisan baru di dalam dunia seni.
Pada dasarnya aliran De Stijl hanya bergerak dalam bidang dunia lukis saja. Sebab bagaimanapun juga konsep dari De Stijl adalah abstraks secara ideal baik dari komposisi warna dalam bentuk 2Dimensi, walaupun kemudian juga menghasilkan kesan ruang. Pemanfaatannya sangat banyak sekali di dalam bidang interior dan arsitekrur.
De Stijl tetaplah sebuah konsep ideal dalam dua dimensi di dunia ini. hasil dari De Stijl tetaplah hanya menjadi bahan pertimbangan dalam pengolahan bidang-bidang warna, bukan arsitekturnya sendiri.
Seniman yang terlibat dalam gerakan de Stijl
- Piet Mondrian (1872 – 1944)
- Theo van Doesburg (1883 – 1931)
- Ilya Bolotowsky (1907 – 1981)
- Marlow Moss (1890 – 1958)
- Amédée Ozenfant (1886 – 1966)
- Max Bill (1908 – 1994)
- Jean Gorin (1899 – 1981)
- Burgoyne Diller (1906 – 1965)
- Georges Vantongerloo (1886 – 1965)
- Gerrit Rietveld (1888 – 1964)
- Bart van der Leck (1876 – 1958)
Sumber:
Internet
SSRD 1&2
Wikipedia
Adityawan , Arief, Tinjauan Desain: Dari revolusi Industri Hingga Posmodern, FSRD UNTAR, 1999, 45-46.